5 Fakta Menarik Oiroke no Jutsu milik Uzumaki Boruto !
Oiroke no Jutsu adalah sebuah teknik unik yang bertujuan untuk memikat lawan jenis, membuat mereka terpedaya dan termakan bujuk rayu. Pada masa lalu, hanya Naruto dan Konohamaru yang sangat antusias mempelajari serta mengembangkan jurus penggoda ini.
Namun, siapa sangka? Murid Konohamaru sekaligus putra Naruto, Uzumaki Boruto, ternyata juga mempelajari Oiroke no Jutsu. Entah bagaimana awalnya, dan siapa yang mengajarinya, tiba-tiba saja Boruto mampu menguasai jurus ini dengan sangat baik.
Tak jauh berbeda dengan ulah Naruto ketika menggunakan Oiroke no Jutsu, Boruto pun sering memakai jurus ini untuk sekadar iseng ataupun menggoda orang lain demi kepentingannya sendiri.
Berikut ini adalah 5 Fakta Menarik tentang Oiroke no Jutsu versi Boruto :
1. Oiroke Boruto Bikin Sarada Marah

Kejadian bermula saat Desa Konoha mengadakan pertemuan Lima Kage. Dalam situasi di mana keamanan desa sedang diperketat, Boruto merasa tertantang untuk melancarkan misi pribadinya: mencoret patung wajah Hokage. Dengan membawa kuas dan ember berisi cat, Boruto mendatangi lokasi patung Hokage dengan penuh percaya diri.
Namun, aksi konyol Boruto itu akhirnya terciduk oleh Sarada. Sebagai seorang shinobi yang bercita-cita menjadi Hokage dan sangat mengagumi sosok Naruto, Sarada tidak akan membiarkan Boruto mencoret patung wajah Hokage Ketujuh, yaitu Naruto. Hal ini memicu pertarungan kecil antara Boruto dan Sarada.
Boruto, yang menyadari kehebatan Sarada, akhirnya mengakui kekalahannya dan mengulurkan tangan untuk berjabat sebagai tanda perdamaian. Namun, tanpa disadari oleh Sarada, Boruto yang sedang menjabat tangannya ternyata hanyalah tipuan Kagebunshin. Sementara itu, Boruto yang asli telah mempersiapkan dirinya dengan mengikat tali di tubuhnya dan bergelantungan di area patung. Tak lama kemudian, ia berhasil mencoret patung wajah Hokage Ketujuh.
Merasa kesal karena ditipu oleh Kagebunshin milik Boruto, Sarada langsung mencoba memotong tali yang digunakan Boruto untuk bergelantungan. Demi mencegah dirinya jatuh ke tanah, Boruto menggunakan Oiroke no Jutsu untuk mengalihkan perhatian Sarada. Akibatnya, wajah Sarada langsung memerah karena malu. Namun, alih-alih terpedaya, Sarada justru semakin marah dan berjanji akan menghajar siapa pun yang menjadi pelopor Oiroke no Jutsu.
Ironisnya, pelopor Oiroke no Jutsu adalah Naruto sendiri, sosok yang sangat dikagumi oleh Sarada.
Baca Juga : Ketika Rayuan Maut Oiroke no Jutsu Gagal Menggoda
2. Oiroke Boruto Goda Jiraiya

Ketika Boruto dan Sasuke melakukan perjalanan ke masa lalu dan tiba di desa Konoha, mereka secara tidak sengaja bertemu dengan Naruto dan Jiraiya yang tampak sedang dikejar-kejar. Berniat membantu, Boruto dan Sasuke menawarkan diri untuk menyelesaikan masalah tersebut. Setelah itu, Naruto dan Jiraiya pergi meninggalkan mereka berdua sambil menyerahkan sebuah teropong kepada Boruto.
Namun, situasi berubah ketika Boruto dan Sasuke dituduh sebagai pelaku pengintipan di pemandian wanita. Tuduhan itu berdasarkan ciri-ciri pelaku, yaitu seorang pria dewasa dan seorang anak kecil, serta ditemukannya barang bukti berupa teropong yang kebetulan mereka bawa. Beruntung, Tsunade berhasil mengungkap pelaku sebenarnya, yaitu Naruto dan Jiraiya.
Karena dianggap sebagai orang asing di desa Konoha, Tsunade menanyakan tujuan kedatangan Boruto dan Sasuke. Sasuke kemudian menjelaskan bahwa mereka hanyalah pengelana yang terampil memberikan aksi hiburan saat mengunjungi berbagai desa.
Meskipun sudah memberikan penjelasan, Tsunade memutuskan untuk menempatkan pengawasan terhadap Boruto dan Sasuke. Ia menugaskan Naruto dan Jiraiya untuk mengawasi mereka. Namun, baik Naruto maupun Jiraiya menolak tugas tersebut. Terutama Jiraiya, yang dengan terang-terangan mengatakan bahwa ia tidak sudi mengawasi seorang anak kecil dan pria dewasa. Jiraiya bahkan bercanda bahwa jika tugasnya mengawasi wanita cantik, ia pasti dengan senang hati melakukannya.
Mendengar ucapan Jiraiya, Boruto pun memutuskan untuk menggunakan Oiroke no Jutsu dan memamerkannya di hadapan Jiraiya. Akibatnya, Jiraiya langsung tergoda dan dengan cepat setuju untuk menjadi pengawas mereka.
3. Oiroke Boruto di Puji Naruto

Masih dalam situasi saat Boruto dan Sasuke melakukan perjalanan ke masa lalu dan mengunjungi desa Konoha, Naruto ditugaskan sebagai pengawas Boruto yang menyamar sebagai pengelana penghibur. Sebagai bagian dari tugasnya, Naruto mengajak Boruto berkeliling desa Konoha.
Ketika Boruto dan Naruto sedang asyik berjalan-jalan, tiba-tiba Konohamaru muncul menghampiri Naruto. Ia ingin menunjukkan hasil latihannya dalam menggunakan Oiroke no Jutsu.
Setelah mengamati, Naruto memberikan penilaian bahwa Oiroke no Jutsu milik Konohamaru masih memiliki beberapa kekurangan. Untuk memberikan contoh, Naruto menunjukkan versi Oiroke no Jutsu miliknya dengan lekukan tubuh yang dianggap lebih menarik dibandingkan milik Konohamaru.
Melihat Konohamaru yang tampak sedih akibat kritik tersebut, Naruto memberikan nasihat agar Konohamaru berlatih lebih giat lagi untuk menyempurnakan jurusnya. Sebagai pelopor Oiroke no Jutsu, Naruto memberikan pengamatannya dan menyebutkan bahwa Oiroke no Jutsu milik Boruto jauh lebih hebat dibandingkan milik Konohamaru.
Meski begitu, Naruto tetap dengan percaya diri mengatakan bahwa Oiroke no Jutsu miliknya tetap yang paling hebat.
4. Oiroke Boruto Gagal

Kisah ini bermula ketika Boruto menerima misi dari kapten tim 7, Konohamaru. Dalam misi tersebut, Boruto ditugaskan untuk menjadi pengawal sekaligus pemandu bagi tuan muda Tento, putra dari Daimyo Negara Api. Menurut Konohamaru, Daimyo Madoka Ikkyo secara pribadi meminta Boruto untuk menjaga dan menemani Tento selama beberapa hari di desa Konoha.
Keesokan harinya, Boruto mendatangi penginapan Daimyo di sebuah hotel di desa Konoha. Karena Tento sangat antusias terhadap dunia Shinobi, ia meminta Boruto untuk memperlihatkan Kagebunshin no Jutsu. Boruto pun dengan senang hati menunjukkan aksi jurus tersebut, yang berhasil membuat Tento sangat gembira menyaksikannya secara langsung.
Setelah itu, Tento meminta Boruto menunjukkan Henge no Jutsu. Boruto, dengan niat ingin mengerjai dan mengejutkan Tento, memutuskan untuk menggunakan Oiroke no Jutsu dengan berubah menjadi wanita cantik berpakaian bikini. Tidak hanya itu, Boruto juga memperkuat aksinya dengan menggunakan Harem no Jutsu, menciptakan lima wanita cantik versi dirinya. Dalam wujud wanita seksi, Boruto mencoba menggoda Tento dengan merangkulnya.
Namun, reaksi Tento justru di luar dugaan. Ia bersikap biasa saja dan malah menertawakan tindakan Boruto. Setelahnya, Tento memberikan komentar atas Oiroke no Jutsu dan Harem no Jutsu yang digunakan Boruto. Menurut Tento, ia lebih menyukai wanita yang berpakaian tertutup. Ia bahkan mengungkapkan bahwa wanita berpakaian seksi adalah pemandangan yang biasa ia lihat setiap hari di rumahnya. Itulah sebabnya, Oiroke no Jutsu milik Boruto gagal menggoda Tento.
5. Oiroke Boruto Sukses Dalam Misi

Demi kelancaran misi mendapatkan Sel Hashirama dan membawanya kembali ke Konoha, Tim 7 yang terdiri atas Konohamaru, Boruto, dan Sarada, dibantu oleh Mugino, pergi ke Negeri Sunyi. Negeri ini dikenal sebagai tempat tanpa hukum, di mana para buronan dunia berkumpul, dan terdapat pasar gelap yang menjadi pusat berbagai transaksi ilegal.
Untuk masuk ke pasar gelap, Tim 7 dan Mugino menyamar dan mencari pemilik toko yang dianggap mengetahui segala transaksi di tempat tersebut. Pemilik toko tersebut mengungkapkan bahwa seorang pegawai dari perusahaan Victor menjual Sel Hashirama. Namun, ia tidak mengetahui siapa pembelinya. Ia kemudian menyarankan Tim 7 dan Mugino untuk bertanya kepada para wanita di sebuah bar, karena diduga ada pria yang menjual Sel Hashirama sedang berada di sana.
Setelah itu, Tim 7 dan Mugino pergi ke bar yang dimaksud. Di sana, mereka menemukan Kirisaki, yang sedang mabuk dan ditemani oleh empat wanita cantik berambut ungu. Konohamaru dan Mugino mencurigai bahwa Kirisaki membawa Sel Hashirama di dalam tasnya. Apalagi Kirisaki diketahui memiliki kemampuan Ninjutsu Medis tingkat tinggi, yang diyakini mampu menangani Sel Hashirama.
Dalam percakapan, Kirisaki sempat memberitahu salah satu pelayan bar bahwa keesokan harinya ia akan mendapatkan banyak uang. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Boruto memutuskan menggunakan Oiroke no Jutsu dan berubah menjadi wanita seksi. Ia mendekati Kirisaki dengan tujuan mengorek informasi mengenai Sel Hashirama.
Hasilnya, Kirisaki langsung tergoda dengan Boruto dalam mode Oiroke, bahkan sampai mengusir empat pelayan wanita berambut ungu yang sebelumnya menemaninya. Kirisaki mengaku ingin berduaan saja dengan Boruto mode Oiroke, yang ia anggap memiliki wajah imut dan menarik.
Sarada, yang menyaksikan kejadian tersebut, tidak menyangka bahwa jurus yang sebelumnya ia anggap tidak berguna, yaitu Oiroke no Jutsu, ternyata bisa sangat membantu dan menjadi kunci penting dalam melancarkan misi.
Post a Comment