Ini Alasan Isshiki tidak berani habisi Boruto! Boro berterima kasih
Ketika Boruto bertarung melawan Boro di dimensi lain untuk menyelamatkan Naruto yang dikurung oleh Jigen di dalam kendi, terjadi beberapa momen menarik yang memberikan gambaran tentang hubungan organisasi Kara dengan Boruto.
Saat pertarungan berlangsung, Boruto sempat terkapar akibat menghirup kabut hitam yang mengandung virus mematikan, dilepaskan oleh Boro. Dalam keadaan tersebut, Boro mendekati Boruto dan mengucapkan terima kasih. Menurut Boro, berkat Boruto, batas waktu yang sebelumnya membatasi rencana besar Kara telah hilang.
Pernyataan ini tentu saja membuat Boruto bingung, karena ia sama sekali tidak memahami maksud di balik ucapan Boro. Namun, perkataan tersebut memiliki alasan kuat yang erat kaitannya dengan rencana besar organisasi Kara.
Berikut adalah alasan mengapa Isshiki tidak menghabisi Boruto dan mengapa Boro mengucapkan terima kasih kepada Boruto.
Alasan Boro berterima kasih pada Boruto

Sebelum pertarungan antara Boruto dan Boro terjadi, organisasi Kara mengalami kegemparan besar. Setelah Delta kembali ke markas Kara setelah kalah dari Naruto, ia mengabarkan sesuatu yang mengejutkan kepada anggota Inner Kara. Delta mengungkapkan bahwa ada orang lain yang memiliki Karma asli selain Jigen dan Kawaki. Berita ini membuat seluruh Inner Kara, termasuk Code, terkejut.
Code, yang sebelumnya melakukan penyelidikan terhadap Naruto setelah pertarungannya melawan Momoshiki, awalnya menduga bahwa Naruto atau Sasuke adalah pemilik Karma Momoshiki. Namun, ia tidak menemukan tanda Karma di telapak tangan Naruto. Dugaan tersebut akhirnya dibantah oleh Delta, yang meluruskan bahwa pemilik Karma Momoshiki yang sebenarnya adalah Uzumaki Boruto.
Bahkan Jigen sendiri tidak menduga bahwa Momoshiki, sesaat sebelum kematiannya, berhasil menanamkan Karma pada tubuh Boruto sebagai wadahnya. Kabar bahwa Boruto adalah pewaris Karma Momoshiki menjadi informasi yang penting bagi Kara, khususnya Boro.
Meskipun Boro sangat tidak sabar untuk menyaksikan terwujudnya rencana Mugen Tsukuyomi, ia merasa lega mengetahui bahwa Boruto telah menjadi wadah Karma Momoshiki. Dengan kehadiran Boruto, Kara tidak lagi perlu mempercepat rencana utama mereka, karena Karma pada tubuh Boruto memberi mereka waktu tambahan untuk mempersiapkan segalanya. Itulah alasan mengapa Boro berterima kasih kepada Boruto.
Boruto pahami Rencana Kara berkat Boro

Boruto masih menyimpan tanda tanya besar tentang ucapan Boro mengenai rasa terima kasih dan batasan rencana Kara. Kebingungan itu terus menghantui Boruto hingga pada suatu saat Karma Kawaki tiba-tiba lenyap akibat Isshiki yang bereinkarnasi dari tubuh Jigen.
Isshiki kemudian mendatangi Konoha untuk menanamkan Karma miliknya kembali ke tubuh Kawaki. Namun, kedatangannya dihadang oleh Sasuke dan Naruto, yang telah bersiap melawannya. Boruto pun ikut membantu mereka. Dengan menggunakan ninjutsu ruang dan waktu, Boruto berhasil menyeret Isshiki ke dimensi lain, menjauhkan ancaman dari desa Konoha.
Di dimensi lain, pertarungan sengit terjadi antara Sasuke, Naruto, dan Otsutsuki Isshiki. Meskipun Sasuke dan Naruto telah bertarung dengan segenap kekuatan mereka, Isshiki mampu menumbangkan keduanya hingga nyaris sekarat.
Dalam pertarungan itu, Isshiki bahkan menjatuhkan kubus raksasa untuk menindih tubuh Sasuke, seperti yang sebelumnya dia lakukan pada Naruto. Saat kubus tersebut bersiap menghantam, Boruto mencoba sekuat tenaga menggunakan Rasengan untuk menahan tekanan kubus demi melindungi dirinya dan Sasuke. Namun, ketika energi Rasengan Boruto habis, kubus raksasa itu hampir saja menimpa mereka.
Secara tiba-tiba, Isshiki menggunakan kemampuan Sukuna-Hikona untuk memperkecil ukuran kubus tersebut. Nyawa Boruto dan Sasuke pun berhasil terselamatkan. Tindakan Isshiki ini membuat Boruto heran. Kenapa Isshiki menghentikan kubus itu? Padahal, itu adalah kesempatan sempurna untuk menghabisi Boruto dan Sasuke sekaligus.
Boruto kemudian menyimpulkan bahwa Isshiki tidak berani membunuhnya. Pemikiran ini diperkuat oleh ucapan Boro sebelumnya, yang menyatakan bahwa rencana Kara tidak lagi memiliki batasan karena Boruto. Dugaan Boruto pun terbukti benar, bahwa Isshiki mencoba memanfaatkannya untuk mewujudkan rencana besar Kara.
Alasan Isshiki tidak Berani Menghabisi Boruto

Untuk menumbuhkan pohon Shinju, Klan Otsutsuki harus menggunakan Juubi sebagai bibit. Namun, proses menyuburkan pohon Shinju tidaklah sesederhana menanam pohon biasa. Tidak cukup hanya mengubur bibit di tanah dan menyiraminya. Untuk mengubah Juubi menjadi pohon Shinju, ada satu syarat khusus yang wajib dipenuhi, yaitu memberi makan Juubi dengan seorang Otsutsuki yang masih hidup.
Inilah alasan mengapa Klan Otsutsuki selalu datang berpasangan ketika menyerang sebuah planet. Begitu pula dengan kedatangan Isshiki dan Kaguya yang berniat menginvasi planet Bumi. Berdasarkan rencana Klan Otsutsuki, Kaguya direncanakan menjadi tumbal yang akan dimakan oleh Juubi untuk melahirkan pohon Shinju. Sementara itu, Isshiki bertugas mengawasi pertumbuhan pohon Shinju hingga buah Chakra muncul.
Namun, di tengah perjalanan, Kaguya memutuskan untuk berkhianat dan menyerang Isshiki hingga terluka parah. Butuh waktu lama bagi Isshiki untuk memulihkan diri dari luka akibat serangan Kaguya. Untuk bertahan hidup, ia akhirnya bersemayam di dalam tubuh Jigen. Ketika kondisi kesehatannya membaik, Isshiki dihadapkan pada kenyataan pahit: ia tidak lagi memiliki rekan dari Klan Otsutsuki.
Hal ini terjadi karena Kaguya juga mengalami nasib buruk me̶n̶j̶a̶n̶d̶a̶, disegel oleh kedua anaknya, serta kemudian oleh Naruto dan Sasuke. Sebagai satu-satunya Otsutsuki yang tersisa di muka Bumi, Isshiki memutuskan untuk melanjutkan rencana Klan Otsutsuki sendirian, yaitu menumbuhkan pohon Shinju dan mendapatkan buah Chakra. Dalam prosesnya, ia dibantu oleh organisasi Kara, yang juga menginginkan terwujudnya Mugen Tsukuyomi dan buah Chakra.
Berjuang sendirian, Isshiki memutuskan untuk menumbalkan dirinya sendiri agar dimakan oleh Juubi. Namun, ia tidak berniat mati sia-sia tanpa mencapai tujuannya. Sebagai antisipasi, Isshiki menanam Karma pada Kawaki. Dengan demikian, meskipun ia mati dimakan Juubi, Isshiki dapat bereinkarnasi melalui tubuh Kawaki yang telah ditanami Karma. Setelah itu, Isshiki akan bangkit kembali dan mendapatkan buah Chakra, yang menjadi tujuan utamanya datang ke Bumi.

Awalnya, menurut rencana Kara, Isshiki memang direncanakan menjadi tumbal bagi Juubi karena tidak ada pilihan lain. Namun, semuanya berubah ketika Kara mendapat kabar bahwa Boruto telah mewarisi Karma Momoshiki. Pilihan baru pun muncul.
Isshiki kemudian memutuskan untuk memberi makan Juubi dengan Boruto, yang merupakan wadah Otsutsuki Momoshiki. Selain itu, kualitas buah Chakra sangat bergantung pada kondisi pohon Shinju. Seperti halnya buah apel atau jeruk, hanya pohon yang baik yang dapat menghasilkan buah berkualitas tinggi.
Dibandingkan dengan Otsutsuki (Jigen) yang sudah sekarat dan tidak sehat, Otsutsuki (Boruto) yang masih muda dan sehat jelas akan memberikan nutrisi lebih baik untuk pohon Shinju. Oleh karena itu, Isshiki tidak berani menghabisi Boruto.
Post a Comment