Ternyata ini !!! Alasan Kakashi Tidak Melatih Naruto Bocah

Table of Contents

Saat Naruto berhasil lolos ke babak akhir Ujian Chunin setelah mengalahkan Kiba di babak penyisihan, ia mendatangi Kakashi untuk meminta dilatih oleh kakashi. Naruto berharap bisa menjadi lebih kuat saat menghadapi lawan di babak akhir. Namun, Kakashi menolak permintaan Naruto dan malah meminta Ebisu untuk melatihnya.

Penolakan ini membuat Naruto kesal dan menuduh Kakashi pilih kasih karena hanya ingin melatih Sasuke. Faktanya, Kakashi memang memilih fokus melatih Sasuke dan mengajarkan jutsu Chidori. Kecemburuan Naruto semakin menjadi ketika ia melihat Sasuke menggunakan Chidori saat bertarung melawan Gaara di babak akhir Ujian Chunin. Di satu sisi, Naruto merasa cemburu, tetapi di sisi lain, ia juga kagum melihat sang rival semakin kuat.

Naruto Meminta Diajar Chidori

Setelah Ujian Chunin selesai, Naruto kembali meminta Kakashi untuk mengajarinya Chidori. Kakashi hanya menjawab, "Kau boleh saja minta diajari, tapi itu tidaklah mudah." Naruto terus merengek, menuntut agar Kakashi berlaku adil.

Untuk menguji keseriusan Naruto, Kakashi menyuruhnya mengumpulkan chakra di telapak tangan. Naruto mencoba sekuat tenaga, sambil berteriak Chidori dan mengangkat tangannya ke atas. Namun, usahanya sia-sia—latihan itu malah membuat Naruto terlihat konyol.

Jiraiya Memberikan Solusi

Agar kemampuannya tidak tertinggal jauh dari sang rival, Sasuke, Naruto pun semakin giat berlatih sendirian. Bahkan, ia sempat menolak ajakan Jiraiya untuk ikut dalam perjalanan mencari Tsunade karena ingin fokus berlatih dan berharap mendapatkan banyak pelajaran dari Kakashi, termasuk Chidori. Namun, di balik usahanya, Naruto mulai menyadari bahwa Kakashi lebih memprioritaskan Sasuke sejak Ujian Chunin.

Melihat tekad Naruto, Jiraiya menawarkan solusi. Ia berjanji akan mengajari Naruto jutsu yang lebih hebat dari Chidori jika Naruto mau menemaninya mencari Tsunade. Tawaran itu membuat Naruto setuju. Sejak saat itu, Naruto lebih sering berlatih dengan Jiraiya dibanding dengan Kakashi.

Alasan Kakashi Memilih Melatih Sasuke

Sebenarnya, apa sih alasan Kakashi tidak melatih Naruto ketika masih bocah? Mengapa Kakashi justru lebih memilih fokus melatih Sasuke? Bahkan, hal itu membuat Naruto merasa Kakashi pilih kasih dan tidak adil terhadapnya.

Sebenarnya, alasan Kakashi fokus melatih Sasuke saat itu adalah atas permintaan langsung dari Jiraiya. Ketika kembali ke Konoha setelah berkelana cukup lama, Jiraiya menemui Kakashi untuk membicarakan hal penting. Ia meminta izin kepada Kakashi untuk menjaga Naruto, meskipun Hokage Ketiga sebelumnya telah menunjuk Kakashi untuk mengawasi Naruto. Namun, menurut Jiraiya, dengan level kekuatan Kakashi saat itu, Kakashi akan kewalahan jika harus menjaga Naruto sendirian.

Kakashi pun meminta penjelasan lebih lanjut atas perkataan Jiraiya. Jiraiya kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mengamati pergerakan Orochimaru sejak sang mantan rekan meninggalkan desa. Awalnya, Jiraiya pergi karena khawatir Orochimaru akan menyerang Konoha cepat atau lambat. Namun, situasi menjadi lebih mengkhawatirkan setelah Orochimaru bergabung dengan kelompok Akatsuki, yang berisi sembilan shinobi kuat berperingkat kriminal tingkat S.

Meskipun pada saat itu Akatsuki belum melakukan langkah besar yang mencurigakan selain beberapa aktivitas kecil, Jiraiya tetap merasa waspada. Kekhawatirannya muncul karena semua anggota Akatsuki tercatat dalam Buku Bingo sebagai kriminal kelas S yang sangat berbahaya. Menurut Jiraiya, jika seluruh anggota Akatsuki berkumpul, tujuan mereka pasti akan membawa bencana besar.

Jiraiya menjelaskan bahwa Orochimaru, yang pernah menjadi anggota Akatsuki, kini telah keluar dari organisasi itu. Namun, Akatsuki tetap menjadi ancaman besar karena mereka mulai bergerak secara berpasangan ke berbagai wilayah untuk mengincar dan mengumpulkan Biju. Salah satu target mereka adalah Kyubi di dalam tubuh Naruto, karena Kyubi memiliki chakra terkuat di antara semua Biju. Itulah alasan Jiraiya meminta izin kepada Kakashi untuk menjaga Naruto sementara waktu.

Jiraiya juga menyarankan Kakashi agar fokus melatih Sasuke, terutama karena Kakashi memiliki pengalaman menggunakan Sharingan dan perlu mengajari Sasuke cara mengendalikannya dengan baik—sebuah keterampilan penting dalam menghadapi ancaman besar seperti Akatsuki.

Mungkin inilah alasan Kakashi lebih memilih melatih Sasuke daripada Naruto pada saat itu. Selain itu, saat Ujian Chunin, Kakashi pernah mengungkapkan kepada Guy bahwa ia merasa Sasuke mengingatkannya pada dirinya sendiri. Hal inilah yang menjadi alasan tambahan mengapa ia lebih memprioritaskan melatih Sasuke.

Kakashi Menebus Hutangnya pada Naruto

Setelah melatih Naruto selama dua setengah tahun, Jiraiya mengembalikannya kepada Kakashi sesuai dengan janji mereka. Kakashi pun berharap kemampuan Naruto sudah meningkat. Jiraiya bahkan memperingatkan Kakashi bahwa Naruto telah berkembang pesat dan memiliki potensi besar untuk mengalahkannya jika Kakashi tidak berhati-hati.

Sebagai bentuk penebusan atas tanggung jawabnya sebagai guru, Kakashi akhirnya mulai mengajarkan jutsu kepada Naruto. Pasalnya, selama ini Kakashi belum sempat mengajari Naruto jutsu istimewa seperti yang ia lakukan kepada Sasuke dengan Chidori.

Kali ini, Kakashi mengajarkan Naruto cara memperkuat Rasengan dengan mempelajari manipulasi chakra elemen angin. Hasilnya adalah sebuah jutsu baru bernama Fuuton: RasenShuriken, sebuah teknik hebat yang bahkan Yondaime Minato, ayah Naruto sekaligus pencipta Rasengan, tidak mampu menguasainya.

Dari pengalaman ini, Naruto tidak hanya menjadi lebih kuat tetapi juga membuktikan bahwa ia bisa berkembang meskipun awalnya merasa diabaikan oleh Kakashi. Hubungan guru dan murid antara mereka pun menjadi semakin erat.

Post a Comment