Nonton Naruto Classic Episode 24 Review
Naruto Episode 24
Ibiki Berikan Soal

Ibiki menjelaskan kepada seluruh peserta bahwa ujian tulis terdiri dari sepuluh soal. Setiap jawaban yang benar bernilai satu poin, dan setiap peserta harus memperoleh setidaknya tujuh poin untuk bisa lulus.
Ibiki juga menegaskan bahwa kelulusan bersifat tim: jika satu anggota tim mendapatkan nilai nol, maka seluruh tim akan dianggap gagal. Mendengar aturan itu, Naruto langsung merasakan tekanan berat dari Sakura dan Sasuke.
Seluruh peserta pun mulai mengerjakan sembilan soal pertama. Naruto memeriksa lembar ujiannya dan mencoba mencari soal yang mudah, namun segera menyadari bahwa kesembilan soal tersebut sangat sulit untuk dikerjakan.
Tujuan Ujian

Sasuke juga menyadari hal yang sama—setiap soal di lembar ujian tampak mustahil untuk dipahami. Ia kemudian teringat ucapan Ibiki sebelumnya, bahwa peserta yang mencontek dengan cara memalukan sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri.
Dari situ, Sasuke mulai mengerti bahwa tujuan sebenarnya dari ujian ini adalah menguji kemampuan peserta dalam mengumpulkan informasi, menggunakan jutsu secara tersembunyi untuk mencontek tanpa terdeteksi oleh para pengawas.
Para peserta yang mulai menyadari tujuan sebenarnya dari tes tersebut segera melakukan aksi mencontek dengan menggunakan jutsu mereka masing-masing. Kiba mengandalkan Akamaru, yang duduk di atas kepalanya, untuk melihat jawaban peserta di sekelilingnya.
Dosu memanfaatkan indra pendengarannya yang tajam untuk mendengarkan suara gesekan pena peserta di belakangnya. Sementara itu, Shino menggunakan seekor serangga pelacak yang beterbangan untuk menyalin jawaban para peserta lain. Serangga itu kemudian menyampaikan jawabannya kepada Shino melalui pola terbang khusus yang hanya bisa ia pahami.
Naruto Ogah Mencontek

Hinata, yang duduk di sebelah Naruto, dengan lembut menyuruh Naruto mencontek dari kertas ujiannya. Saat Naruto bersiap melirik ke arah kertas milik Hinata, tiba-tiba sebuah kunai melesat tepat di depan wajahnya.
Kunai itu ternyata menancap di meja Udin, peserta yang duduk di belakang Naruto. Kotetsu lalu mengumumkan bahwa Udin didiskualifikasi karena ketahuan mencontek lima kali berturut-turut, dan dua anggota timnya juga otomatis dikeluarkan.
Naruto panik melihat banyak peserta yang didiskualifikasi karena ketahuan mencontek. Hinata semakin cemas melihat lembar jawaban Naruto yang masih kosong, dan kembali menyuruhnya mencontek darinya.
Namun Naruto sadar bahwa dirinya sedang diawasi oleh Izumo. Ia pun berkata pelan kepada Hinata bahwa ninja sehebat dirinya tidak akan mencontek. Meski begitu, dalam hati, Naruto menyesal telah berkata seperti itu.
Jutsu Untuk Mencontek

Sementara itu, Neji memanfaatkan Byakugan untuk menembus tubuh peserta lain dan melihat isi lembar jawaban mereka. Sasuke menggunakan Sharingan untuk menyalin gerakan tangan para peserta saat menulis, sehingga ia bisa meniru jawaban mereka dengan tepat.
Ino memakai jutsu transfer jiwa untuk memindahkan kesadarannya ke tubuh Sakura dan mengambil alih tubuhnya sementara waktu, lalu menghafal semua jawaban yang ditulis Sakura.
Di sisi lain, Gaara menciptakan serpihan pasir dari salah satu matanya lalu menerbangkannya ke arah Hamdan. Pasir itu masuk ke mata Hamdan dan membuatnya kelilipan.
Dalam sekejap, serpihan pasir lainnya berubah menjadi mata Gaara, memungkinkannya melihat isi jawaban di kertas Hamdan. Setelah mendapatkan jawabannya, Gaara menulis dengan tenang di lembar ujiannya sendiri.
Post a Comment