Nonton Naruto Classic Episode 25 Review

Table of Contents

Naruto Episode 25

Soal Nomor 10

Setelah ujian berlangsung selama 45 menit, Ibiki mengumumkan bahwa ia akan memberikan soal nomor 10. Namun sebelum soal itu disampaikan, ia menetapkan sebuah aturan yang langsung membuat seluruh peserta dilanda keputusasaan. Ibiki memberi dua pilihan: setiap peserta harus memutuskan apakah mereka ingin ikut atau tidak ikut menjawab soal nomor 10.

Ia menjelaskan bahwa jika salah satu anggota tim memilih tidak ikut, maka seluruh tim akan otomatis gagal. Sebaliknya, jika mereka memilih “ikut” tetapi salah menjawab soal nomor 10, maka seluruh tim akan tetap menjadi Genin selamanya dan tidak akan pernah diperbolehkan mengikuti Ujian Chunin lagi.

Ibiki kemudian mempersilakan siapa pun yang memilih tidak ikut untuk segera mengangkat tangan. Aturan itu membuat banyak peserta kehilangan kepercayaan diri dan memilih mundur. Mereka lebih memilih menunggu Ujian Chunin tahun berikutnya daripada mengambil risiko terjebak sebagai Genin seumur hidup.

Sakura Siap Mundur

Sebenarnya, Sakura tidak berniat mengangkat tangannya karena ia yakin mampu menjawab soal nomor 10. Namun, ia meragukan kemampuan Naruto untuk menjawab soal tersebut.

Ketika Sakura melihat Naruto yang tetap tidak mau menyerah dan menolak mengangkat tangan, ia teringat bagaimana Naruto—meski sering dianggap bodoh—selalu berkata dengan penuh keyakinan bahwa ia akan menjadi Hokage.

Tidak tega menghancurkan impian Naruto, Sakura berniat mengangkat tangan untuk mengundurkan diri demi menyelamatkan tim mereka dari kemungkinan gagal.

Namun sebelum ia sempat melakukannya, Naruto sudah lebih dulu mengangkat tangan, bangkit, lalu menghantam meja dengan keras. Dengan penuh keyakinan, ia berkata kepada Ibiki bahwa ia akan ikut dan tidak akan lari dari soal nomor 10.

Jawaban Soal Nomor 10

Aksi Naruto membuat Ibiki terkejut. Berkat keberanian itu, banyak peserta yang tadinya ragu langsung menghapus keraguan mereka dalam sekejap. Ibiki pun akhirnya menyatakan bahwa seluruh 78 peserta di ruangan tersebut lulus seleksi pertama ujian Chunin.

Sakura kebingungan dan bertanya mengapa mereka tiba-tiba dinyatakan lulus, serta di mana soal nomor 10 sebenarnya. Ibiki menjawab bahwa soal nomor 10 adalah pilihan “ikut atau tidak ikut” itu sendiri—dan siapa pun yang memilih ikut otomatis dinyatakan lulus.

Tujuan 9 Soal Ujian

Temari bertanya kepada Ibiki apa tujuan dari sembilan soal sebelumnya. Ibiki menjelaskan bahwa sembilan soal tersebut memang tidak mungkin dipecahkan oleh seorang Genin, sehingga para peserta sengaja dipaksa untuk mencontek demi mendapatkan poin.

Karena itu, ia menempatkan dua Chunin yang menyamar di antara para peserta—keduanya mengetahui semua jawaban dan dijadikan target untuk dicontek.

Ibiki kemudian mengungkapkan bahwa kemampuan terpenting bagi seorang Chunin adalah keberanian untuk menghadapi misi berbahaya yang tidak bisa dihindari.

Dalam keadaan darurat, akan ada orang yang tidak sanggup mengambil risiko atas nasibnya sendiri, lalu goyah dan menyerah, mengira masih ada kesempatan lain. Menurut Ibiki, orang seperti itu tidak pantas menjadi Chunin.

Itulah sebabnya, Ibiki menegaskan bahwa peserta yang berani memilih “ikut” pada soal nomor 10 sudah menunjukkan mentalitas yang layak dimiliki seorang Chunin.

Post a Comment