Nonton One Piece Episode 04 Review

Table of Contents

Nonton One Piece Episode 04 Review

Nami Si Kucing Pencuri

Di sebuah perahu, Badang, Lancelot, dan Balmond sedang bersuka cita sambil memandangi peti berisi perhiasan. Tak lama kemudian, mereka melintasi sebuah perahu di samping mereka dan melihat Nami tergeletak tak berdaya. Dengan suara lemah, Nami memohon diberi air dan berjanji akan membagi peti berisi perhiasan miliknya.

Tergiur oleh janji tersebut, Badang, Lancelot, dan Balmond menaiki perahu Nami untuk memeriksa petinya. Namun, mereka terkejut ketika mendapati bahwa peti itu kosong. Saat ketiganya menoleh ke belakang, Nami telah kabur, membawa perahu mereka beserta peti perhiasan milik mereka.

Nami, yang mahir membaca cuaca, mengungkapkan bahwa badai besar akan segera terjadi di area tempat Badang, Lancelot, dan Balmond berada. Benar saja, hujan deras disertai badai menghantam, hingga perahu Badang, Lancelot, dan Balmond akhirnya tenggelam.

Luffy Makan Buah Iblis

Diperlihatkan kilas balik masa lalu Luffy. Bajak Laut Akagami sedang berpesta di bar milik Makino. Luffy dengan penuh semangat meminta Shanks agar menjadikannya anggota Bajak Laut Akagami, karena ia merasa memiliki tinju sekuat pistol dan pandai berenang.

Namun, Shanks menolak dengan mengatakan bahwa Luffy masih bocah, apalagi ia masih suka minum jus. Mendengar itu, semua orang di bar tertawa mengejek Luffy.

Tak lama kemudian, sekelompok bandit gunung yang dipimpin oleh Higuma datang mengunjungi bar Makino. Higuma merasa kesal karena persediaan bir telah habis.

Shanks lalu memberikan sebotol sake baru kepada Higuma dan meminta maaf karena mereka telah menghabiskan seluruh stok sake di bar tersebut. Namun, Higuma justru meninju botol sake itu hingga pecah, dan isinya muncrat mengenai wajah Shanks.

Higuma dan kelompoknya kemudian pergi sambil mengumpat, menyebut para bajak laut sebagai sampah. Melihat kejadian itu, Luffy memarahi Shanks karena tidak melakukan perlawanan setelah dihina oleh para bandit. Shanks pun menjawab dengan santai bahwa urusan segelas sake yang pecah bukanlah masalah besar.

Tak lama berselang, Shanks dikejutkan oleh tindakan Luffy yang tiba-tiba menyantap buah iblis miliknya yang tergeletak di atas meja bar.

Panik, Shanks mengguncangkan tubuh Luffy agar ia memuntahkannya. Namun, tubuh Luffy justru tiba-tiba melar. Shanks pun menyebut Luffy bodoh karena telah memakan buah iblis. Kini, Luffy telah menjadi manusia karet dan tidak akan bisa berenang seumur hidup.

Shanks Selamatkan Luffy

Keesokan harinya, Luffy menyuruh para bandit yang sedang mengunjungi bar Makino untuk meminta maaf karena telah menghina Bajak Laut Akagami. Namun, Higuma justru memukuli Luffy tanpa ampun. Makino dan Woop Slap memohon agar Higuma mau memaafkan Luffy, tetapi Higuma telah bersiap untuk memenggalnya.

Tiba-tiba, Shanks dan anak buahnya muncul di hadapan mereka. Shanks memperingatkan Higuma bahwa ia masih bisa memaafkan orang yang menumpahkan sake kepadanya, tetapi ia tidak akan memaafkan siapa pun yang menyakiti temannya, Luffy.

Para bandit pun mencoba menyerang Shanks, namun Benn Beckman seorang diri berhasil menumbangkan seluruh pasukan bandit dalam sekejap.

Melihat kehebatan Bajak Laut Akagami, Higuma diliputi ketakutan. Ia pun meledakkan bom asap dan membawa kabur Luffy bersamanya. Shanks sontak panik ketika menyadari bahwa Luffy dan Higuma telah menghilang dari hadapan mereka.

Higuma membawa Luffy berlayar ke tengah lautan menggunakan perahu, lalu melemparnya ke laut. Luffy pun berada di ambang kematian karena tidak bisa berenang. Higuma tertawa puas melihat penderitaan Luffy. Namun, tiba-tiba seekor monster ikan muncul dan menelan Higuma beserta perahunya dalam sekali lahap.

Monster ikan itu kemudian berusaha melahap Luffy. Akan tetapi, Shanks tiba-tiba muncul dan berhasil menyelamatkannya. Shanks melepaskan haki yang begitu kuat hingga membuat monster ikan tersebut kabur ketakutan. Luffy menangis histeris saat menyadari bahwa satu tangan Shanks putus akibat menyelamatkannya dari serangan monster ikan itu.

Janji Luffy & Shanks

Keesokan harinya, Luffy mengantarkan Bajak Laut Akagami yang bersiap untuk berlayar. Ia memberitahu Shanks bahwa dirinya tidak akan meminta menjadi anggota bajak lautnya lagi, karena suatu hari nanti Luffy akan menjadi bajak laut hebat yang mampu mengalahkan Shanks dan menjadi Raja Bajak Laut.

Mendengar tekad itu, Shanks meminjamkan topi jerami berharganya kepada Luffy. Ia meminta Luffy berjanji untuk menemuinya kembali dan mengembalikan topi jerami tersebut ketika Luffy telah menjadi bajak laut hebat di masa depan.

Kembali ke masa kini, Zoro dan Luffy sedang berlayar di lautan. Tiba-tiba, Luffy melihat seekor burung besar melayang di atas perahu mereka. Tanpa berpikir panjang, Luffy melompat ke udara untuk menangkap burung tersebut. Namun, burung itu justru menggigit leher Luffy dan membawanya terbang menjauh.

Melihat hal itu, Zoro segera mendayung perahu sekuat tenaga untuk mengejar Luffy.

Sementara itu, Nami berlari sambil memegangi peta menuju Grand Line yang telah ia curi dari Bajak Laut Buggy. Aksinya diketahui, sehingga ia dikejar oleh anak buah Buggy. Pada saat yang bersamaan, burung yang membawa Luffy tiba-tiba menjatuhkannya.

Luffy pun mendarat tepat di dekat Nami, membuat Nami dan para anak buah Buggy terhenti sejenak, terpaku melihat kejadian tersebut.

Post a Comment