Nonton One Piece Episode 05 Review
Nami Tipu Luffy

Nami menghampiri Luffy dan berkata, “Terima kasih, Bos, sudah datang untuk menolongku.” Setelah itu, Nami segera kabur melarikan diri.
Sementara itu, tiga anak buah Buggy bersiap menyerang Luffy, yang mereka anggap sebagai bos Nami. Namun, dalam sekejap, Luffy berhasil mengalahkan mereka bertiga. Nami, yang ternyata menyaksikan kejadian itu dari atap rumah, menyanjung kehebatan Luffy.
Tak lama kemudian, Nami kembali menghampiri Luffy dan menawarkan untuk mentraktirnya makan sebagai tanda terima kasih. Di kedai, Nami memberi tahu Luffy bahwa seluruh penduduk Kota Orange telah melarikan diri karena takut pada bajak laut Buggy, yang sedang menguasai kota tersebut.
Nami memperkenalkan dirinya sebagai seorang pencuri, dengan tujuan mengumpulkan uang sebesar 100 juta Berry. Luffy pun bertanya apakah Nami seorang navigator, sehingga ia mencuri peta Grand Line milik Buggy. Nami mengiyakan pertanyaan tersebut.
Luffy kemudian mengajak Nami untuk menjadi anggota bajak lautnya. Nami bersedia menerimanya dengan syarat Luffy mau menemaninya bertemu Buggy. Beberapa saat kemudian, Nami membawa Luffy—yang tubuhnya terikat tali—ke markas Buggy yang berada di atap sebuah rumah.
Buggy Ingin Ledakkan Luffy

Nami memberi tahu Buggy bahwa kedatangannya bertujuan untuk menyerahkan kembali peta Grand Line kepadanya, karena ia mengaku muak diperintah oleh kapten kejam seperti Luffy. Nami lalu mengajukan diri untuk bergabung sebagai anggota bajak laut Buggy, dan Buggy pun menerima Nami.
Buggy kemudian mengurung Luffy di dalam kurungan besi berbentuk kubus kecil. Ia lalu menyiapkan Meriam dan mengarahkannya langsung ke penjara Luffy. Buggy memerintahkan Nami untuk menyalakan meriam tersebut dan meledakkan mantan bosnya, Luffy.
Namun, saat Nami terlihat ragu-ragu, Ujang merebut korek dari tangannya dan segera menyalakan api pada sumbu meriam. Melihat itu, Nami bergerak cepat dan memukul kepala Ujang dengan tongkat.
Buggy pun memarahi Nami atas tindakannya memukul Ujang. Di saat yang sama, Luffy berteriak panik karena api pada sumbu meriam masih menyala. Tanpa ragu, Nami menggunakan kedua tangannya untuk menggenggam sumbu meriam dan memadamkan api tersebut.
Zoro vs Buggy

Tak lama kemudian, anak buah Buggy menyiapkan pedang dan berniat menyerang Nami dari belakang. Namun, Zoro tiba-tiba muncul dan menghentikan serangan empat anak buah Buggy yang mengarah ke Nami.
Buggy kemudian menantang Zoro untuk bertarung. Ia berlari sambil menggenggam pisau dan bersiap menyerang Zoro yang berdiri di depannya. Namun, Zoro berhasil menebaskan pedangnya lebih dulu, hingga tubuh Buggy terpotong menjadi beberapa bagian.
Zoro keheranan melihat anak buah Buggy justru tertawa santai, seolah menyaksikan kematian kapten mereka tanpa rasa panik.
Tiba-tiba, sebuah pisau menyerang Zoro dari belakang dan menembus tubuhnya. Ternyata Buggy masih hidup. Tubuhnya yang terpotong itu kembali menyatu. Buggy pun mengungkapkan bahwa ia telah memakan Buah Iblis Bara-Bara no Mi, yang memberinya kemampuan untuk membelah tubuhnya menjadi beberapa bagian.
Markas Buggy Hancur

Buggy pun menertawakan Zoro yang roboh kesakitan di hadapannya. Melihat itu, Luffy menyebut Buggy sebagai si hidung besar yang curang karena menyerang Zoro dari belakang. Buggy pun kesal karena hidungnya dihina, lalu melemparkan pisau ke arah Luffy. Dengan santai, Luffy menangkap pisau tersebut menggunakan giginya dan menggigit pisau milik Buggy.
Setelah itu, Zoro dan Buggy kembali beradu pedang. Namun, di tengah pertarungan, Zoro tiba-tiba meninggalkan Buggy dan berlari ke arah Luffy. Ia kemudian memutar arah meriam yang semula mengarah ke Luffy, sehingga kini justru membidik Buggy dan pasukannya. Melihat hal itu, Buggy dan anak buahnya pun panik.
Zoro lalu menyuruh Nami menyalakan korek api. Tanpa ragu, Nami membakar sumbu meriam tersebut. Sesaat kemudian, ledakan besar pun terjadi dan menghanguskan markas Buggy.
Post a Comment