Nonton One Piece Episode 09 Review
Usopp Prank
Usopp berlari sambil berteriak histeris, mengumumkan kepada seluruh penduduk desa bahwa mereka harus segera melarikan diri karena ada bajak laut yang berlabuh di pantai.
Para warga pun keluar dari rumah masing-masing sambil membawa sapu, bersiap menghadapi ancaman tersebut.
Melihat reaksi mereka, Usopp justru merasa senang karena berhasil mengerjai warga desa. Ia pun segera melarikan diri saat para warga mulai mengejarnya dengan marah.
Namun, pada akhirnya warga kehilangan jejak Usopp. Mereka pun tak habis pikir mengapa sejak kecil hingga kini beranjak remaja, Usopp masih kerap berbohong tentang kedatangan bajak laut selama bertahun-tahun.
Pertemuan Usopp & Luffy
Setelah itu, tiga bocah bernama Pipman, Ninjin, dan Tamanegi melapor kepada Usopp bahwa mereka baru saja melihat kapal bajak laut sungguhan yang sedang menuju pantai Desa Syrup.
Di pantai, Luffy, Zoro, dan Nami baru saja berlabuh. Namun dari atas tebing, Usopp berteriak menyuruh mereka untuk segera meninggalkan desanya. Ia pun bersiap menembakkan ketapelnya.
Luffy lalu memberitahu Usopp bahwa ketapel sama halnya dengan pistol. Jika ia menembakkannya, itu berarti ia siap mempertaruhkan nyawanya dalam pertarungan.
Mendengar hal itu, Usopp gemetar ketakutan dan akhirnya mengaku kalah. Luffy kemudian mengungkapkan bahwa perkataan tadi hanyalah tiruan dari ucapan bajak laut idolanya, Shanks.
Setelah itu, Usopp, Luffy, Zoro, dan Nami bersantai sambil menikmati makanan di sebuah kedai. Luffy menceritakan bahwa Yasopp adalah salah satu kru Shanks, dan dulu ia sering mendengar cerita tentang Usopp dari ayahnya itu.
Luffy juga mengatakan bahwa sejak pertama kali melihat Usopp, ia sudah tahu bahwa Usopp adalah anak Yasopp karena wajah mereka sangat mirip.
Mengunjungi Mansion
Nami kemudian bertanya apakah Usopp memiliki kenalan yang bisa membuat kapal besar di Desa Syrup, tetapi Usopp menjawab tidak ada.
Zoro lalu menanyakan apakah ia mengenal pemilik mansion besar di desa tersebut. Mendengar pertanyaan itu, Usopp tampak kikuk sebelum akhirnya beralasan memiliki urusan mendadak dan segera pergi.
Di sebuah mansion besar, Klahadore, seorang pelayan, melarang majikannya, Kaya, untuk berteman dengan Usopp.
Klahadore menjelaskan bahwa Usopp dikenal sebagai pembohong sejak kecil hingga kini beranjak remaja, sehingga ia tidak mengizinkan Kaya mendengarkan cerita-cerita bualan yang dibuatnya.
Sementara itu, Pipman, Ninjin, dan Tamanegi mengajak Luffy, Nami, serta Zoro mengunjungi mansion tersebut. Luffy pun bertanya bagaimana mereka bisa mengetahui bahwa Usopp pergi ke sana.
Ketiga bocah itu menjelaskan bahwa Usopp memang sering datang untuk bercerita kepada Kaya. Meski cerita Usopp hanyalah kebohongan, tujuan sebenarnya adalah untuk menghibur Kaya yang telah bertahun-tahun menderita sakit hingga tubuhnya semakin lemah.
Bagi Kaya, cerita-cerita Usopp justru menjadi sumber semangat yang membantunya bertahan dan terus menjalani hidup.
Usopp & Kaya
Mengetahui gerbang utama mansion dijaga oleh dua satpam, Luffy segera memanjangkan kedua tangannya dan memegangi pagar.
Zoro, Nami, Pipman, Ninjin, dan Tamanegi pun berpegangan pada tubuh Luffy. Alhasil, mereka semua terlempar ke udara layaknya peluru ketapel.
Sementara itu, Kaya tampak asyik mendengarkan cerita Usopp dari balik jendela kamarnya, sementara Usopp duduk di atas dahan pohon di luar, bercerita dengan penuh semangat.
Tiba-tiba, Luffy, Zoro, Nami, Pipman, Ninjin, dan Tamanegi mendarat tepat di samping batang pohon di halaman kamar Kaya, mengejutkan Kaya dan Usopp yang tengah asyik mengobrol.
Luffy kemudian menjelaskan bahwa tujuan kedatangannya adalah untuk meminta dibelikan kapal besar. Namun, Klahadore muncul dan menyebut mereka sebagai penyusup karena telah menerobos pintu masuk.



















