Nonton One Piece Episode 08 Review

Buggy Benci Shanks

Kilas balik masa lalu Buggy dan Shanks pun diperlihatkan. Saat terjadi pertarungan antar bajak laut, Buggy berhasil mengalahkan salah satu kru musuh dan menemukan peta harta karun yang tersembunyi di dalam pakaian lawannya.

Buggy merasa sangat senang setelah mengetahui bahwa harta karun tersebut terkubur di dasar lautan.

Malam harinya, dengan sukacita yang meluap-luap, Baggy duduk sendirian di tepi kapal. Tangan kirinya memegang Buah Iblis, sementara tangan kanannya menggenggam peta harta karun.

Dalam benaknya sudah tergambar jelas masa depan: menjual Buah Iblis itu seharga ratusan juta Berry, menemukan harta karun melimpah, lalu membentuk kelompok bajak lautnya sendiri.

Tiba-tiba, Shanks menghampirinya untuk mengajak bicara. Terkejut, Buggy buru-buru menyembunyikan Buah Iblis itu ke dalam mulutnya, tetapi tanpa sengaja justru menelannya. Buggy marah besar dan menarik kerah baju Shanks.

Kepanikannya semakin menjadi saat ia menyadari bahwa peta harta karunnya tak sengaja terlempar ke laut. Tanpa berpikir panjang, Buggy langsung melompat ke laut untuk mengambilnya kembali.

Namun, karena telah memakan Buah Iblis, Buggy tak bisa berenang dan mulai tenggelam. Melihat itu, Shanks segera melompat ke laut untuk menyelamatkannya.

Buggy vs Nami

Kembali ke masa kini, Buggy memberi tahu Luffy bahwa akibat ulah Shanks, rencana masa mudanya tertunda selama sepuluh tahun dan ia gagal mendapatkan harta karun yang terkubur di dasar laut.

Buggy kemudian membelah separuh tubuh bagian atasnya dan terbang melayang untuk memburu Nami, yang sedang mengangkut karung berisi harta karunnya. Namun, Luffy menendang perketut bagian tubuh bawah Buggy yang masih berada di depannya. Akibatnya, Buggy roboh dan gagal menangkap Nami.

Tak menyerah, Buggy kembali bersiap menyerang. Kali ini, ia membelah seluruh tubuhnya menjadi potongan-potongan kecil dan menerbangkannya untuk mengejar Nami yang berlari ketakutan.

Namun, Luffy berhasil menangkap salah satu kaki Buggy dan menggelitikinya. Saat Buggy tak tahan menahan rasa geli, Nami segera mencoba memukulkan karung harta karun itu ke wajahnya.

Akan tetapi, Buggy berhasil menangkap karung tersebut. Ia dan Nami pun saling tarik-menarik, memperebutkan harta karun itu.

Melihat situasi itu, Luffy segera memanjangkan kakinya dan menendang wajah Buggy hingga terjatuh ke tanah. Akibatnya, karung berisi harta karun itu pun tumpah dan isinya berhamburan di tanah.

Kecerdikan Nami

Buggy kembali bangkit dan menyatakan bahwa pertarungan belum berakhir. Ia berusaha menggabungkan kembali seluruh tubuhnya yang terbelah menjadi potongan-potongan kecil.

Melihat itu, Nami mencoba memanfaatkan situasi. Saat Buggy hampir menyatukan seluruh bagian tubuhnya, tiba-tiba tubuhnya justru berubah menjadi kerdil.

Ternyata, Nami telah mengikat beberapa potongan tubuh Buggy agar tidak bisa kembali bersatu. Buggy pun sangat terkejut melihat kecerdikan Nami.

Tanpa membuang waktu, Luffy segera melayangkan dua tinju yang tepat mengenai Buggy. Akibatnya, tubuh kerdil Buggy terlempar jauh ke udara.

Setelah itu, Nami meminta Luffy membantunya membagi harta karun Buggy ke dalam dua karung agar lebih mudah dibawa. Nami kemudian menyerahkan peta Grand Line kepada Luffy.

Luffy segera mengajak Nami bergabung menjadi anggota kru bajak lautnya. Tanpa ragu, Nami menerima tawaran tersebut.

Boodle Berterima Kasih

Warga Orange Town mulai berdatangan. Mereka bertanya kepada Luffy mengapa wali kota mereka terbaring pingsan di dekatnya dan Nami. Tanpa ragu, Luffy mengakui bahwa dialah yang telah menghajar Boodle.

Warga pun geram. Luffy segera kabur sambil menggendong Zoro, sementara Nami ikut melarikan diri dengan membawa dua karung harta karun. Tiba-tiba, Shushu muncul dan menghalangi warga yang hendak mengejar mereka. Berkat itu, Luffy dan yang lainnya berhasil meloloskan diri.

Sementara itu, warga membangunkan Boodle dan memberitahunya bahwa Bajak Laut Buggy sudah pergi. Boodle lalu bertanya, “Di mana Luffy dan yang lainnya?”

Warga menjawab bahwa mereka telah kabur karena tidak berhasil ditangkap. Mendengar itu, Boodle justru mengungkapkan bahwa Luffy dan kawan-kawanlah yang telah menyelamatkan Orange Town.

Di dermaga, sang wali kota menyapa Luffy, Nami, dan Zoro yang tengah berlayar meninggalkan kota dengan perahu kecil. Ia berteriak mengucapkan terima kasih, dan Luffy membalasnya dengan senyuman.

Tak lama kemudian, Boodle menyadari ada sebuah karung yang tertinggal di tepi dermaga.

Nami terkejut dan bertanya mengapa Luffy meninggalkan satu karung harta karun senilai lima juta Berry. Dengan santai, Luffy menjawab bahwa itu ia tinggalkan untuk membantu Boodle membangun kembali kota mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here