10. Pemakaman

Tanjiro yang terkapar bermimpi bertemu dengan mendiang ibunya dan keempat adiknya. Dalam mimpinya, ibunya meminta maaf karena telah meninggalkan Tanjiro dan berpesan agar ia menjaga Nezuko.
Tanjiro tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan mendapati Nezuko terbaring pingsan di salju di sampingnya. Tanjiro merasa lega melihat Nezuko masih hidup.
Giyuu, yang sedang bersandar di pohon, menyapa Tanjiro yang baru saja terbangun. Tanjiro langsung memeluk Nezuko di pangkuannya untuk melindunginya. Giyuu kemudian menyuruh Tanjiro pergi menemui seorang pria bernama Urokodaki Sakonji di kaki Gunung Sagiri.
Giyuu juga meminta Tanjiro untuk mengatakan bahwa dirinya dikirim oleh Giyuu. Selain itu, Giyuu mengingatkan Tanjiro untuk menjaga Nezuko agar tidak terkena sinar matahari secara langsung.
Setelah memberikan arahan, Giyuu tiba-tiba pergi dan menghilang dalam sekejap.
Setelah itu, Tanjiro dan Nezuko memakamkan ibu serta keempat adiknya di dekat rumah mereka. Tanjiro dengan khusyuk mendoakan arwah keluarganya, sementara Nezuko hanya diam termenung, menggigit bambu kecil yang ada di mulutnya.
Setelah selesai, Tanjiro mengajak Nezuko untuk pergi bersamanya, memulai perjalanan baru dalam hidup mereka.
















