3. Tanjiro Berangkat

Saat pagi tiba, Tanjiro mengenakan pakaiannya dan bersiap untuk memulai perjalanan. Sebelum pergi, ia memandangi Nezuko yang masih tertidur di atas kasur, kondisinya belum berubah dan tetap tertidur hampir dua tahun lamanya.
Tanjiro menggenggam tangan Nezuko dan dalam hatinya berjanji akan kembali dengan selamat setelah menjalani ujian akhir.
Di halaman rumah, Urokodaki memandangi Tanjiro yang telah mengenakan topeng rubah yang terikat di samping kepalanya, bersiap untuk berangkat.
Urokodaki meminta Tanjiro untuk tidak mencemaskan Nezuko, karena ia berjanji akan menjaga Nezuko di rumahnya. Tanjiro mengangguk penuh rasa terima kasih.
Tanjiro melambaikan tangan kepada Urokodaki sebagai tanda perpisahan, lalu mulai berlari untuk memulai perjalanannya dengan semangat yang membara.
Sesaat kemudian, Tanjiro menoleh ke belakang dan berkata kepada Urokodaki, “Tolong sampaikan salamku pada Sabito dan Makomo.” Urokodaki terkejut mendengar Tanjiro menyebut nama dua muridnya yang telah meninggal.
4. Kanata & Kiriya

Pada malam hari, Tanjiro tiba di lokasi ujian akhir dan terpesona melihat banyak bunga fuji bermekaran, meskipun belum musimnya.
Setelah menaiki tangga dan tiba di depan kuil, Tanjiro melihat banyak peserta lain yang juga mengikuti ujian akhir sebagai calon pemburu iblis, termasuk Zenitsu dan Kanao.
Dua anak kembar, Kanata & Kiriya, menyambut kedatangan para peserta calon pemburu iblis. Dengan ramah, mereka mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua peserta di ujian akhir.
Kanata menjelaskan bahwa Gunung Fujikasane adalah tempat berkumpulnya oni yang sebelumnya ditangkap oleh para pemburu iblis. Ia menambahkan bahwa oni-oni tersebut tidak bisa meninggalkan tempat ini.
Kiriya melanjutkan penjelasan, mengatakan bahwa bunga fuji yang bermekaran di luar musim tersebar dari kaki gunung hingga lereng, dan bunga ini sangat dibenci oleh oni.
Kanata kemudian menambahkan bahwa di lokasi ujian akhir, bagian gunung yang tidak ditumbuhi bunga fuji merupakan area di mana para oni berkumpul.
Kiriya kemudian memberitahu bahwa syarat kelulusan dari ujian akhir adalah para peserta harus mampu bertahan di tempat berkumpulnya oni selama tujuh hari. Setelah selesai memberikan penjelasan, Kanata & Kiriya pun berpamitan pergi.
















