10 Ulasan Nonton Demon Slayer Episode 01 Season 1

1. Berangkat Kerja

Tanjiro mengangkut tumpukan arang ke dalam butah yang tergantung di punggungnya.

Ibunya mengelap wajah Tanjiro yang kotor dan menasihatinya agar tidak memaksakan diri untuk pergi berjualan arang ke kota, mengingat cuaca bersalju yang berbahaya.

Namun, Tanjiro tetap bersikeras dan meyakinkan ibunya bahwa ia sanggup pergi.

Sebelum berangkat, Tanjiro melarang adik-adiknya untuk ikut bersamanya. Ia menyuruh Hanako dan Shigero tetap di rumah menjaga keluarga.

Tanjiro juga menugaskan Takeo untuk menebang pohon kecil. Dengan canda, Tanjiro mengelus kepala Takeo, menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa di antara mereka.

Setelah pamit kepada keluarganya, Tanjiro melangkah pergi. Lambaian tangan dari ibunya serta tiga adiknya mengiringi kepergiannya.

Dalam perjalanannya, Tanjiro bertemu dengan dua adik lainnya, Nezuko yang sedang menggendong Rokuta di punggungnya.

Nezuko mengaku sedang berjalan-jalan untuk menidurkan Rokuta. Ia menyadari bahwa adik bungsunya merasa kesepian setelah kematian ayah mereka. Nezuko juga menilai semua adik-adiknya kini sering mencari perhatian dari Tanjiro, sang kakak yang menjadi tulang punggung keluarga.

Setibanya di kota, Bibi Nana memuji kerajinan Tanjiro yang tetap bersemangat turun dari gunung untuk berjualan meski di tengah hujan salju.

Tanjiro tersenyum dan menjawab bahwa ia masih mampu bekerja. Ia juga menawarkan arang kepada bibi tersebut. Tak lama, warga di sekitar perumahan menyambut kedatangan Tanjiro dengan antusias, dan banyak dari mereka ingin membeli arang darinya.

Di tengah suasana kota, Franco tiba-tiba muncul tergesa-gesa dari sebuah rumah. Wajahnya tampak terluka, sepertinya akibat dihajar oleh majikannya. Sambil dibuntuti oleh sang majikan, Franco menghampiri Tanjiro dengan panik, menunjukkan pecahan vas yang menjadi sumber masalah.

Franco dituduh merusak vas tersebut, tetapi Tanjiro dengan tenang mendekat dan mengendus pecahan vas itu. Ia mencium aroma kucing di sana.

Tanjiro dengan cepat menyampaikan bahwa yang merusak vas itu bukan Franco, melainkan seekor kucing. Mendengar penjelasan Tanjiro, sang majikan pun akhirnya mempercayai Franco dan membatalkan tuduhan tersebut.

Berkat ketajaman indera penciuman dan ketenangan Tanjiro, situasi pun dapat diselesaikan tanpa konflik lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here