11 Ulasan Nonton Blue Lock Episode 19 Season 1

1. Chigiri Terpilih

Tim White berunding untuk menentukan pemain dari Tim Red yang akan mereka rebut. Barou menginginkan Kunigami karena kemampuannya menahan bola di area dalam dan sekitar kotak penalti.

Menurut Barou, jika Kunigami bergabung, mereka akan memiliki lebih banyak waktu untuk menyerang. Sementara itu, Nagi menginginkan Reo sebagai jangkar, karena Reo mampu menyeimbangkan serangan dan pertahanan, pilihan yang cocok jika mereka ingin bermain lebih bebas.

Isagi menyatakan bahwa memilih pemain yang membuat tim lebih solid justru bisa menghancurkan potensi mereka. Ia mengingatkan Barou dan Nagi bahwa chemistry adalah kunci untuk lolos seleksi kedua Blue Lock.

Kemenangan Tim White berkat chemistry mereka, dan Isagi menekankan bahwa elemen tak terduga adalah esensi permainan timnya. Isagi butuh pemain yang mampu “melahap” permainan satu sama lain. Barou dan Nagi setuju dengan Isagi.

Akhirnya, Isagi memilih Chigiri dari Tim Red. Chigiri kemudian melangkah menghampiri Tim White dan mengucapkan perpisahan kepada Kunigami. Ia menyuruh Kunigami untuk tidak melupakan bahwa mereka belum mengalahkan Isagi.

Chigiri juga berjanji akan menyimpan rasa frustrasi yang mereka rasakan bersama, dan berjanji menunggu Kunigami, sang superhero.

2. Nagi Beritahu Reo

Nagi menghampiri Reo dan memberitahunya bahwa Isagi membuat jebakan untuk Reo di permainan akhir. Mereka tahu Reo bisa mengoper bola dengan penuh tipu daya dalam situasi genting.

Nagi dan Isagi yakin Reo akan melakukannya, sehingga mereka membuat taruhan besar yang membahayakan diri mereka. Nagi mengakui kehebatan Reo, kemudian berpamitan untuk melaju ke tahap 4.

Reo meminta Nagi mengajaknya bergabung ke tim Isagi dan mengatakan bahwa dia tidak butuh Nagi untuk menghiburnya. Reo menyebut Nagi sudah tidak peduli lagi padanya dan telah melupakan janji untuk menjadi pemain terbaik dunia bersama-sama.

Nagi, dengan dingin, bertanya, “Apa kau akan puas jika aku memilihmu sekarang? Terus menjadi rekan setim meski itu tidak membuat kita antusias. Apa kau pikir menjadi yang terbaik di dunia semudah itu?”

Nagi juga menambahkan bahwa Reo-lah yang sebenarnya melupakan janji mereka, dan sekarang dia sudah tidak peduli lagi dengan janji itu, bahkan menyebut Reo merepotkan, lalu pergi.

Isagi, melihat Reo yang terpukul dengan perkataan Nagi, memberi tahu Reo, “Jangan hanya ingin dipilih, tapi jadilah yang terpilih.” Isagi mengingatkan bahwa hanya striker yang berpotensi menjadi yang terbaik di dunia yang akan bertahan di Blue Lock.

Reo hanya bisa menundukkan kepala, merasakan sedih bercampur kesal. Namun, Kunigami menarik kerah baju belakang Reo dan memintanya terus menatap tim Isagi yang melangkah ke tahap selanjutnya. Kunigami mengatakan, “Jika kita menunduk disini, kita akan tamat.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here