3. Gama Kobun

Kawaki melangkah masuk ke dalam laboratorium Amado. Pandangannya segera tertuju pada sekumpulan katak kecil yang berserakan di sekitarnya. Penasaran, ia pun menanyakan fungsi dari makhluk-makhluk tersebut.
Amado menjelaskan bahwa katak-katak itu adalah Alat Sains Ninja—sama seperti milik Kashin Koji—namun telah dimodifikasi secara khusus sesuai keinginannya.
Menariknya lagi, ukuran katak ini bisa dikecilkan menggunakan Sukunahikona milik Kawaki, dan Amado dapat mengendalikannya sesuka hati.
Tidak ingin membuang waktu, Kawaki meminta Amado untuk langsung ke inti pembicaraan mengenai alasannya diundang ke tempat itu. Amado lalu menyuruh Kawaki memperhatikan layar komputer yang menampilkan data pemindaian tubuhnya.
Di sana, terlihat bahwa rasio serangan dan pertahanan Kawaki telah diatur pada angka 85:15, sebuah perhitungan yang dirancang agar ia tetap bisa bertahan dalam sebuah pertarungan.
Melihat hal itu, Kawaki langsung memprotes. Ia mempertanyakan mengapa Amado menyisakan 15 persen untuk pertahanan, padahal ia sudah dengan tegas meminta 100 persen untuk daya serang.
Mendengar hal itu, Amado membalas dengan ketus, menyuruh Kawaki agar tidak sok pintar.
Amado mengingatkan bahwa tubuh Kawaki sempat ambruk karena overheat saat melawan Mamushi, dan justru berkat sisa 15 persen pertahanan itulah Kawaki masih hidup hingga detik ini.
4. Amado Pegang Kontrol Tubuh Kawaki

Di tengah obrolan tersebut, Kawaki tiba-tiba menyadari ada seekor katak kecil yang sudah bertengger di lehernya.
Kawaki terkejut bukan main ketika kembali menatap layar komputer; rasio di tubuhnya kini telah berubah drastis menjadi 100 persen untuk mode serangan dan 0 persen untuk mode pertahanan.
Amado kemudian memberi tahu bahwa katak bernama Gama Kobun ciptaan barunya itu adalah sebuah sistem yang memungkinkannya untuk mengatur parameter tubuh Kawaki.
Melalui katak tersebut, Amado bisa mengubah pengaturan tubuh Kawaki menjadi mode pertahanan 100 persen atau mode serangan 100 persen dalam sekejap dari jarak jauh. Namun dengan satu syarat: Gama Kobun harus selalu menempel di tubuh Kawaki.
Lebih lanjut, Amado menjelaskan bahwa teknologi ini bekerja mirip dengan kontrol chakra yang biasa dilakukan oleh para shinobi. Menurutnya, sistem ini sangat cocok untuk orang yang rasional seperti Kawaki, yang cenderung meremehkan latihan fisik.
Alih-alih marah, Kawaki justru memuji ide Amado yang secara efektif memungkinkannya menyerahkan kontrol kekuatan penuh di tangan sang ilmuwan.
Namun, tentu saja tidak ada yang gratis. Amado kemudian menagih imbalan kepada Kawaki, memintanya untuk bersedia membantunya saat itu juga.

















