7. Inojin

Inojin tampak sedang berjalan-jalan di desa Konoha. Tiba-tiba, Kashin Koji menghubunginya melalui katak Gama Kobun yang bersembunyi di kerah bajunya.
Koji memberikan sebuah misi penting: Inojin harus bersiaga setiap saat dan dalam kondisi apa pun. Jika situasi mendesak, Koji akan menggunakan kuchiyose untuk memanggil Inojin kembali ke markas, sehingga pemuda itu bisa segera menggunakan Shindenjin.
Di tengah percakapan rahasia itu, Amado tiba-tiba muncul dan menyapa. Inojin pun bergegas menghampirinya.
Tanpa basa-basi, Amado menyerahkan sebuah gulungan yang berisi laporan data dari pertarungan melawan Mamushi, memintanya agar gulungan itu diserahkan kepada Kashin Koji. Setelah itu, Amado melangkah pergi meninggalkan Inojin begitu saja.
Inojin menatap kepergian ilmuwan itu dengan kening berkerut heran. “Tumben sekali Amado terlihat berjalan-jalan santai dengan bebas di dalam desa,” ucap Inojin.
Melalui panggilan katak yang masih terhubung, Koji memberitahu Inojin bahwa ia belum mendapatkan pembaruan dari Jippo perihal tindakan Amado tersebut. Meskipun begitu, Koji memutuskan untuk tetap mengambil gulungan itu.
Namun, demi alasan keamanan, ia hanya akan membuka isinya setelah menerima pembaruan visi dari Jippo.
8. Amado Jebak Kashin Koji

Koji menggunakan Kuchiyose no Jutsu untuk memanggil gulungan pemberian Amado dari tangan Inojin agar langsung berpindah ke markas.
Namun, saat Koji baru saja memegang gulungan tersebut, tiba-tiba Kawaki muncul tepat di belakangnya. Rupanya, sejak awal Kawaki telah menyusup dan bersembunyi di dalam gulungan itu dengan cara mengecilkan tubuhnya menggunakan Sukunahikona.
Koji sontak menoleh ke belakang dan bersiap melancarkan serangan kunai. Akan tetapi, Kawaki justru berdiri santai sambil memegangi Gama Kobun di tangannya.
Dari katak tersebut, terdengar suara Amado yang membacakan sebuah kode perintah, “Ini jalan buntu, Kashin Koji.”
Seketika itu juga, tubuh Koji langsung roboh tak berdaya di atas lantai. Kawaki menyadari betul apa yang baru saja terjadi; Amado telah menonaktifkan tubuh Koji dengan memicu sistem komando penghentian darurat.
Melalui katak itu pula, Amado kemudian menyuruh Kawaki untuk berpegangan. Dengan begitu, Amado bisa menggunakan kuchiyose untuk menarik Kawaki beserta tubuh Koji yang terkapar kembali ke laboratorium Konoha.

















