8 Ulasan Manga Boruto Two Blue Vortex Chapter 35

1. Eida Mengawasi Obrolan Hidari & Jura

Di markas, Jura memberi tahu Hidari bahwa ia bisa merasakan kalau Mamushi kini telah tewas. Jura menyatakan bahwa meskipun Mamushi telah bertindak mengikuti nalurinya, ia pada akhirnya termakan oleh hawa nafsu.

Walau terdengar menyimpang, Jura mempertanyakan apakah hal itu merupakan salah satu bentuk perwujudan cinta—sebuah perasaan yang ternyata bisa memicu masalah psikologis serius bagi para makhluk Pohon Dewa.

Hidari kemudian menimpali. Ia menyadari bahwa nasib Togedama milik Mamushi terjadi dalam waktu yang terlalu mepet. Berbeda dengan kasus Matsuri dan Ryu, di mana Jura masih bisa turun tangan membantu seperti yang ia lakukan pada Hidari.

Hal ini tentu membuat Hidari keheranan. Mengapa Jura membiarkan Togedama mereka begitu saja, tetapi rela bersusah payah merebut Togedama miliknya dari tangan Boruto demi membangkitkannya kembali?

Menanggapi hal itu, Jura menjawab bahwa sekadar membayangkan Hidari lenyap dari sisinya saja sudah membuat dirinya merasa kesepian.

“Meskipun perkataanmu barusan terdengar agak menjijikkan, tapi aku tidak merasa itu hal yang buruk,” balas Hidari.

Sementara itu, Eida yang menyaksikan percakapan mereka secara langsung melalui Senrigan-nya, hanya bisa terdiam bingung. Ia sama sekali tidak mengerti arah pembicaraan para makhluk Pohon Dewa tersebut.

2. Kondisi Mata Boruto & Sarada

Sarada terlihat baru saja keluar dari sebuah toko optik. Mengenakan kacamata yang baru saja dibelinya, ia merasa sangat lega karena penglihatannya kini kembali jernih.

Tiba-tiba, sebuah kunai dengan ukiran lambang klan Uzumaki jatuh menancap tepat di dekat kakinya.

Sarada sontak mendongak ke atas dan terkejut melihat Boruto yang sedang melayang di udara. Boruto kemudian memberikan isyarat agar Sarada mengikutinya ke suatu tempat.

Mereka berdua akhirnya bertemu dan berbincang di sebuah pohon besar. Boruto menghela napas lega saat mengetahui mata Sarada masih bisa melihat dengan baik.

Namun, Sarada menyela pelan, “Kondisi mataku ini sama sekali tidak ada apa-apanya dibandingkan mata kananmu yang rusak akibat melindungiku dari Kawaki waktu itu.”

Menanggapi itu, Boruto mengaku sama sekali tidak memusingkan cedera tersebut. Alih-alih menyesal, ia malah berkelakar bahwa luka di mata kanannya itu justru membuat penampilannya sekarang terlihat semakin keren.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here