3. Peristiwa Di Negeri Esperia

Kilas balik kenangan masa kecil Brook pun berakhir, membawa cerita kembali ke masa kini, saat ia dan Putri Shuri tengah duduk bersantai di taman.
Brook kemudian bercerita kepada Shuri tentang sebuah peristiwa di masa lalu, ketika kapal milik Pemerintah Dunia berlabuh di Esperia. Kedatangan kapal tersebut sempat membuat seluruh negeri dilanda kegaduhan yang luar biasa.
Pasalnya, itulah pertama kalinya penduduk Esperia melihat secara langsung bangsa Celestial Dragon, sosok-sosok yang memiliki pembawaan begitu mengintimidasi.
“Setelah kejadian itu, Nona Candle mengalami kelelahan fisik dan mental hingga harus terbaring di ranjang selama beberapa bulan,” kenang Brook dengan nada sendu. “Kalau kuingat kembali, suasana muram benar-benar menyelimuti seluruh negeri pada saat itu.”
Namun, setelah masa sulit tersebut terlewati, kabar luar biasa datang menyelimuti Esperia. Leuven—sosok yang begitu dicintai oleh seluruh rakyat—akhirnya naik takhta, dari seorang pangeran menjadi Raja Esperia.
Pada saat yang sama, Raja Leuven juga mengumumkan pernikahannya dengan Nona Candle.
Dalam sekejap, suasana muram yang sempat membayangi negeri itu pun sirna. Seluruh penjuru Esperia berubah menjadi panggung perayaan yang meriah, dipenuhi musik dan sukacita.
“Hingga akhirnya, lahirlah dirimu, Putri Shuri,” ucap Brook sambil menatap sang putri dengan hangat. “Kelahiranmu membawa kebahagiaan yang lebih besar bagi negeri ini.
4. Brook Rela Mati

Brook kemudian mengatakan kepada Putri Shuri betapa besar rasa sayangnya kepada kedua orang tuanya. Setelah menyelamatkan hidupnya di masa lalu, mereka menjadi sosok yang begitu berharga hingga Brook rela mengorbankan nyawanya demi mereka.
Mendengar hal itu, Putri Shuri membalas, “Kau selalu saja membicarakan kedua orang tuaku. Bagaimana jika aku yang berada dalam bahaya?”
Tanpa ragu, Brook menjawab bahwa ia juga akan mengorbankan nyawanya demi Putri Shuri.
Melihat wajah Putri Shuri yang masih cemberut, Brook menyodorkan sebutir permen yang seketika membuat sang putri kembali ceria.

















