3. Tanjiro Selamatkan Nezuko

Setelah itu, tubuh oni mulai mengamuk. Ia bergerak cepat, mencoba menendang Nezuko, namun Nezuko berhasil menghindarinya.
Sementara itu, Tanjiro bersiap menyerang tubuh oni dengan kapaknya, yang saat itu sedang menyerang Nezuko.
Namun, alih-alih mengarahkan serangannya ke tubuh oni, Tanjiro mengalihkan serangan kapaknya ke kepala oni, yang telah menumbuhkan dua tangan dan bergerak mendekati Tanjiro.
Kepala oni berhasil menahan serangan kapak Tanjiro dengan gigitannya. Kemudian, dua tangan yang tumbuh dari kepala oni mencengkeram bahu Tanjiro dengan kuat.
Di sisi lain, tubuh oni terus menghajar Nezuko tanpa henti, bahkan melemparnya ke arah hutan hingga tubuh Nezuko terpelanting jauh.
Tanjiro menyadari kepala oni mulai melilitkan rambut gondrongnya ke gagang kapak. Dalam situasi mendesak, Tanjiro menyundul kepala oni dengan keras, membuatnya kesakitan.
Tanjiro kembali menyundul kepala oni untuk kedua kalinya, hingga akhirnya ia berhasil melemparkan kapak bersama kepala oni ke arah pohon.
Kapak itu menancap kuat di batang pohon, sementara rambut kepala oni terjerat di gagang kapak, membuatnya sulit bergerak.
Tanjiro segera berlari menuju hutan untuk menyelamatkan Nezuko. Ketika tiba di sana, ia melihat tubuh oni terus menghajar Nezuko, yang tak mampu memberikan perlawanan.
Tanjiro berlari sekuat tenaga dan mendorong tubuh oni dengan seluruh kekuatannya. Namun, akibat dorongan tersebut, Tanjiro dan tubuh oni melayang di udara, terlempar dari tebing, dan meluncur ke arah bebatuan tajam di bawah.
Beruntung, Nezuko masih mampu bangkit dan menarik kerah baju belakang Tanjiro, menyelamatkannya dari bahaya.
Sementara itu, tubuh oni jatuh menghantam bebatuan dengan keras. Efek dari benturan itu juga dirasakan oleh kepala oni yang tersangkut di pohon, membuatnya kesakitan hingga akhirnya pingsan.
















