5. Nezuko Sakit

Setiap malam sebelum tidur, Tanjiro selalu rutin menulis jurnal tentang kegiatan latihannya. Setelah selesai, ia memandangi Nezuko yang tertidur di kasur di sebelahnya, sambil mengingat bahwa alasan utamanya berjuang adalah demi Nezuko.
Setiap pagi sebelum pergi berlatih, Tanjiro juga menyempatkan diri melihat Nezuko yang terus tertidur sambil menggigit bambu kecil di mulutnya.
Namun, Urokodaki selalu mengingatkan Tanjiro untuk fokus pada latihannya, sehingga ia tak sempat larut dalam kekhawatirannya.
Di sisi lain, Nezuko tetap berada dalam tidur panjangnya selama setengah tahun. Urokodaki bahkan sempat memanggil seorang dokter untuk memeriksa kondisi Nezuko, tetapi dokter tidak menemukan gejala apa pun yang mengkhawatirkan.
Meskipun demikian, Tanjiro tidak bisa menyembunyikan kegelisahannya. Ia sering merasa takut bahwa suatu pagi ia akan terbangun dan menemukan Nezuko telah tiada.
Namun, Tanjiro menyadari bahwa ia tidak punya waktu untuk terus-menerus memikirkan hal tersebut, karena ia harus tetap melangkah dan melanjutkan latihannya.
















